Posted in Education, Friend, Place

Posko KKN-P XXV Unidayan 2012/2013 Kel. Awainulu, Pasarwajo

Assalamu’alaikummmmmm… Huaaaaa, baru punya kesempatan maen inet. Ye ye ye…
Alhamdulillah. Alhamdulillah…
OK. Sekarang saya sudah menjadi mahasiswa FKIP B.Inggris Unidayan Semester 7. SEMESTER 7, mann… *Ning, sadar Ning. Sadar. Sudah tua… -___-”
Ya, alhamdulillah semester 7 ini, Ning memprogram mata kuliah udah gak banyak. Tinggal 3 mata kuliah aja. KKN-P, Introduction to Computer dan Seminar Proposal. Dan sekarang lagi menjalani KKN-P.

KKN-P ini Ning ditempatkan di Kel. Awainulu, Kec. Pasarwajo, Kabupaten Buton.
Di dalam posko ada 20 orang dari berbagai fakultas di Unidayan. Tiga hari pelaksanaan KKN-P minggu pertama, Ning nggak masuk soalnya lagi sakit. Nanti hari Minggu (23/09) baru Ning naek ke Pasarwajo sama keluarga. Makasih ya, Ma, Pa, Om, Tante, Ade-adeku. Udah mau nganterin Ning. :*

Pertama kali otw ke posko. Perasaan udah mulai gak karuan. Gimana teman-teman di sana. Gimana suasananya, gimana poskonya. Beribu kekhawatiran tuh bertumpuk. *Tseh, gaya lo, Ning. πŸ˜€ Dan tiba di posko. SUBHANALLAH… Terobati… Melihat posko KKN-P yang SESUATU banget… Hahahhhahahaha…. Alhamdulillah alhamdulillah alhamdulillah. Allah makasih banget…

Posko kami di ruko 4 lantai. Huaaaa… >.< Subhanallah. Makasih ya Allah…
Ini baru namanya Posko. Makasih ya Allah. Poskonya Ning di sini… >.<
Narsis dulu aahhh di depan posko. πŸ˜€

Alhamdulillah sudah dapat posko yang lebih dari cukup, teman-teman seposko yang saling mengerti dan memahami…

The List Names of Posko Awainulu

 

Posted in Uncategorized

FlashBack Masa Muda (Banget) di FB

Selamat. Selamat pagi, readers. πŸ™‚
Semoga hari ini menyenangkan. Aamiin.

Saya mau cerita. Tentang masa muda tahun 2009. πŸ˜€
Betapa ababilnya saya. Saat itu saya masih duduk di bangku kelas 3 SMA, masa terakhir, menunggu pengumuman kelulusan.

Sempat melihat tanggal pertama kali buat akun Facebook. That’s 3 April 2009, Tuesday. πŸ˜€ Kalau bicara tentang status Facebook, gak usah dibahas. Dominan tentang Pelajaran, Pengumuman, Saat-saat jadi maba, dan Cidaha. πŸ˜€
Kalau pelajaran, gak usah dikomentari kali ya. Betapa optimisnya saya pada saat itu tentang masa depan. Mungkin terlalu yakin akan kemampuan saya pada saat itu tanpa memperdulikan yang akan terjadi di sekeliling saya jikalau tidak sesuai rencana. Tiada hari SEMANGAT terus untuk menjalani hidup. Saya ceria di dalam status itu. Yah, seperti anak remaja pada umumnya. Masih polos. *Tjiah, belaga polos lebih tepatnya. Tapi, bukan berarti sekarang saya gak optimis ya. Bukan. Masalahnya, sekarang sudah berbeda. BERBEDA. Hehehe. Bukan main ini hidup dih? Dinamika belae… πŸ˜€ *logat Baubau. Tapi, walaupun sekarang berbeda keadaannya, harus tetap OPTIMIS kalau Nining itu bisa menjadi yang baik bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Aamiin ya Rabb. πŸ˜‰

Di status FB saya dulu (2009), tema Cinta Dalam Hati. Hahaha. Maklum, cuma pintar mendam-mendam. Nda berani ngungkapin. Karena sadar diri kali ya. Siapa sih saya saat itu? Gak ada apa-apanya di banding yang lain. Mereka lebih perfect dari saya. πŸ˜€ Dan akhirnya saya terperangkap dalam dunia yang dibuat sendiri. Bermain-main sendiri di dunia sendiri dengan aturan yang dibuat sendiri. Dulu, masalah cinta adalah masih menjadi hal yang sepeleh untuk disikapi. Semuanya serba ditanggapi, tapi gak terlalu serius amat. Tapi, sekarang. Sekarang, hampir sebagian besar mendominasi. Mungkin ini juga pengaruh bertambahnya umur seseorang. Pernah baca di buku, katanya memasuki umur 20-an yang dipikirkan itu sebagian besar CINTA dan PEKERJAAN. Nah loh. Emang benar sih. Hihihi. Nda terasa. Cinta ituuuu hampir bisa buat menguras hati. Hahaha. Tapi, saya tetap berusaha untuk menyeimbangkan segala aspek. CITA-CITA dan CINTA. Yah. Harus berjalan seimbang. Semoga saya bisa menyeimbangkannya.

Aduh, ajang curhat lagi nih di artikel kali ini. Maaf ya, readers. Cuma mau sharing aja. πŸ˜€ Sapatau bisa diajak berbagi tentang kondisi masing-masing. Yang pada akhirnya, seiring berjalannya waktu, MANUSIA itu BERUBAH. Menjadi lebih baik. Aamiin. πŸ™‚
Masih ingat tentang kisah-kisah cidaha dan prestasi masa SMA. Moment-moment yang masih mau saya ulangi lagi. Kemarin itu indah sekali. Walaupun semuanya serba DIAM. Lucccuuuu… >.<

Dulu (2009) = 18 tahun.
Sekarang (2012) = 21 tahun.
Tahun depan (2013) = 22 tahun (insya Allah).
Umur semakin bertambah. Semakin tua. Dan semoga pikiran juga semakin dewasa hingga bisa membawa kita ke kehidupan yang lebih baik. Aamiin.

Sebuah dinamika.
Membawa perubahan bagi siapa saja yang mau move on.
Kita tak bisa terus berdiri di tempat yang sama.
Tanpa tindakan berarti yang bisa membawa kita ke kehidupan yang lebih baik.
Karena kita menginginkan hal itu, bukan?
Pahit manis kehidupan ini pasti akan dijalani oleh setiap individu.
Kebahagiaan, kesedihan, penyesalan, kegembiraan, kekesalan.
Tak akan dirasa kalau kita akan melewatinya.
Sendiri ataupun bersamanya.
Tapi Allah akan selalu ada di samping kita.
Terus menemani selama kita mau berada di jalanNya. Insya Allah.

Kemarin.
Masa muda yang paling indah.
Tahun 2009 yang lalu. Saat-saat kepolosan saya. πŸ˜€
Rumah – sekolah – rumah.
Masih belum tahu banyak tentang dunia luar itu seperti apa.
Penuh kewaspadaan. Hati-hati. Banyak yang mengintai.
Saya sayang kedua orang tua saya.
Saya sayang mereka. Mereka keluarga kecil saya.
Saya akan berusaha menjadi anak baik.
Harus membuat mereka bahagia. Dapat bersyukur sama Allah kalau mereka beruntung memiliki anak seperti saya.
Allah, tolong kabulkan doa saya.
Saya mau buat mereka bahagia. Β T___T
Aamiin. *Ya Allah, teguhkan imanku untuk tetap berada di jalanMu.

SEMANGAT MERAIH SUKSES!!! TALK LESS DO MORE.
*Cerewetmu Nining e, bisanya itu TALK LESS.
N: Let’s see palenk e… HMB saya…!!! πŸ˜€

Posted in Uncategorized

FlashBack Masa Muda (Banget) di FB

Selamat. Selamat pagi, readers. πŸ™‚
Semoga hari ini menyenangkan. Aamiin.

Saya mau cerita. Tentang masa muda tahun 2009. πŸ˜€
Betapa ababilnya saya. Saat itu saya masih duduk di bangku kelas 3 SMA, masa terakhir, menunggu pengumuman kelulusan.

Sempat melihat tanggal pertama kali buat akun Facebook. That’s 3 April 2009, Tuesday. πŸ˜€ Kalau bicara tentang status Facebook, gak usah dibahas. Dominan tentang Pelajaran, Pengumuman, Saat-saat jadi maba, dan Cidaha. πŸ˜€
Kalau pelajaran, gak usah dikomentari kali ya. Betapa optimisnya saya pada saat itu tentang masa depan. Mungkin terlalu yakin akan kemampuan saya pada saat itu tanpa memperdulikan yang akan terjadi di sekeliling saya jikalau tidak sesuai rencana. Tiada hari SEMANGAT terus untuk menjalani hidup. Saya ceria di dalam status itu. Yah, seperti anak remaja pada umumnya. Masih polos. *Tjiah, belaga polos lebih tepatnya. Tapi, bukan berarti sekarang saya gak optimis ya. Bukan. Masalahnya, sekarang sudah berbeda. BERBEDA. Hehehe. Bukan main ini hidup dih? Dinamika belae… πŸ˜€ *logat Baubau. Tapi, walaupun sekarang berbeda keadaannya, harus tetap OPTIMIS kalau Nining itu bisa menjadi yang baik bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Aamiin ya Rabb. πŸ˜‰

Di status FB saya dulu (2009), tema Cinta Dalam Hati. Hahaha. Maklum, cuma pintar mendam-mendam. Nda berani ngungkapin. Karena sadar diri kali ya. Siapa sih saya saat itu? Gak ada apa-apanya di banding yang lain. Mereka lebih perfect dari saya. πŸ˜€ Dan akhirnya saya terperangkap dalam dunia yang dibuat sendiri. Bermain-main sendiri di dunia sendiri dengan aturan yang dibuat sendiri. Dulu, masalah cinta adalah masih menjadi hal yang sepeleh untuk disikapi. Semuanya serba ditanggapi, tapi gak terlalu serius amat. Tapi, sekarang. Sekarang, hampir sebagian besar mendominasi. Mungkin ini juga pengaruh bertambahnya umur seseorang. Pernah baca di buku, katanya memasuki umur 20-an yang dipikirkan itu sebagian besar CINTA dan PEKERJAAN. Nah loh. Emang benar sih. Hihihi. Nda terasa. Cinta ituuuu hampir bisa buat menguras hati. Hahaha. Tapi, saya tetap berusaha untuk menyeimbangkan segala aspek. CITA-CITA dan CINTA. Yah. Harus berjalan seimbang. Semoga saya bisa menyeimbangkannya.

Aduh, ajang curhat lagi nih di artikel kali ini. Maaf ya, readers. Cuma mau sharing aja. πŸ˜€ Sapatau bisa diajak berbagi tentang kondisi masing-masing. Yang pada akhirnya, seiring berjalannya waktu, MANUSIA itu BERUBAH. Menjadi lebih baik. Aamiin. πŸ™‚
Masih ingat tentang kisah-kisah cidaha dan prestasi masa SMA. Moment-moment yang masih mau saya ulangi lagi. Kemarin itu indah sekali. Walaupun semuanya serba DIAM. Lucccuuuu… >.<

Dulu (2009) = 18 tahun.
Sekarang (2012) = 21 tahun.
Tahun depan (2013) = 22 tahun (insya Allah).
Umur semakin bertambah. Semakin tua. Dan semoga pikiran juga semakin dewasa hingga bisa membawa kita ke kehidupan yang lebih baik. Aamiin.

Sebuah dinamika.
Membawa perubahan bagi siapa saja yang mau move on.
Kita tak bisa terus berdiri di tempat yang sama.
Tanpa tindakan berarti yang bisa membawa kita ke kehidupan yang lebih baik.
Karena kita menginginkan hal itu, bukan?
Pahit manis kehidupan ini pasti akan dijalani oleh setiap individu.
Kebahagiaan, kesedihan, penyesalan, kegembiraan, kekesalan.
Tak akan dirasa kalau kita akan melewatinya.
Sendiri ataupun bersamanya.
Tapi Allah akan selalu ada di samping kita.
Terus menemani selama kita mau berada di jalanNya. Insya Allah.

Kemarin.
Masa muda yang paling indah.
Tahun 2009 yang lalu. Saat-saat kepolosan saya. πŸ˜€
Rumah – sekolah – rumah.
Masih belum tahu banyak tentang dunia luar itu seperti apa.
Penuh kewaspadaan. Hati-hati. Banyak yang mengintai.
Saya sayang kedua orang tua saya.
Saya sayang mereka. Mereka keluarga kecil saya.
Saya akan berusaha menjadi anak baik.
Harus membuat mereka bahagia. Dapat bersyukur sama Allah kalau mereka beruntung memiliki anak seperti saya.
Allah, tolong kabulkan doa saya.
Saya mau buat mereka bahagia. Β T___T
Aamiin. *Ya Allah, teguhkan imanku untuk tetap berada di jalanMu.

SEMANGAT MERAIH SUKSES!!! TALK LESS DO MORE.
*Cerewetmu Nining e, bisanya itu TALK LESS.
N: Let’s see palenk e… HMB saya…!!! πŸ˜€

Posted in Blog

Let’s Join in Giveaway Duet from Blossom Craft by Fenny and Populi Plus

Ada Giveaway nih di September Ceria. πŸ˜€
Ayo ikutan… πŸ™‚ Semoga menang!!! πŸ™‚

Caranya :

1. Join fan pageΒ Populi PlusΒ dan follow blogΒ Sketch Stitch Sew

2. Join fan pageΒ Blossom craft by fennyΒ dan follow blogΒ Blossom craft by fenny

3. Pasang giveaway button di blog kalian

4. Sebarkan giveaway ini di fb, twitter atau blog kamu

5. Dan jangan lupa komen dibawah postingan ini, tinggalkan alamat email dan akun fb kalian

DEADLINE: Β 24 September 2012

aYO AYO Ikutan. Sapatau menang… πŸ™‚

Saya udah ikutan. Kalian???
1. Udah Join Fanpage Populi Plus dan Blossom Craft by Venny.

 

 

2. Udah follow blog Populi Plus dan Blossom Craft by Venny.

Follow Populi Plus
Follow Blossom Craft by Venny

3. The last. Udah nyebarin GA ini di blog Ning ‘Little’ Syafitri.

D O N E!!!

How About You???

 

Posted in Friend, Life, Words

Singkatan Gaul Anak Baubau

Alhamdulillah. Akhirnya saya bisa muncul kembali bersama tulisan saya yang diragukan kebaruannya. πŸ˜€
Baru sedikit sembuh dari demam, drop karena darah rendah beserta sarampa (bintik-bintik merah di kulit). Jadi tiap hari harus pake baju item, katanya agar bintik-bintik merahnya cepat ilang. Alhamdulillah, dari tanggal 12 September kemarin, sekarang udah mulai baikan. Meski harus banyak istirahat sebetulnya. Mana saya mau berangkat KKN lagi hari Kamis, 20 Sept.2012, ke Pasarwajo. Saya dapat tempat di Kelurahan Awainulu. Penasaran seperti apa teman-teman seposko saya dan tempat KKN saya nanti. Hehehe.
Allah, terima kasih ya, walaupun belum terlalu sembuh betul, setidaknya saya udah bisa menulis. πŸ™‚ :*

Oke. Sesuai topik di atas *intermezzonya terlalu panjang, readers. -__-”
Akhir-akhir ini, berawal dari setahun dua tahun lalu. Di Baubau sudah banyak yang mengalami sindrom keababilan. πŸ˜€ Entah itu anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa terkena sindrom ababil. Utamanya pada bidang keBAHASAan. Alias bahasa gaul yang disingkat. Saya sendiri berkenalan dengan bahasa gaul singkat itu dari sepupu saya yang dulu masih SMA (sekitar dua/setahun lalu). Pada awalnya kaget sendiri, tapi lama kelamaan, saya kok terjaring dengan bahasa ababil mereka? Saya kan sudah mahasiswa. Bukan ababil lagi. Sayang, pengaruh kebahasaan mereka terlalu kuat. Apalagi tampang saya ini masih baby face, jadi gak papa lah. Masih belum menjadi masalah berarti. πŸ˜€

Saya dari tadi bicara ngoceh kiri kanan tentang singkatan gaul yang lagi tenar di Baubau, tapi dari tadi belum ngasih contohnya yang kayak gimana. πŸ˜€
Semoga kalian tidak terpengaruh, readers. πŸ˜€

Contoh beberapa singkatan gaul anak Baubau.

HMB = Hanya Malas Bicara
HMK = Hanya Malas Komentar
HMQ = Hanya Malas Qyu Bahas *istilah ini saya dengar dari teman, Eldhy. πŸ˜€
Yang pada intinya, artinya tuh singkatan semua hampir sama dengan NO COMMENT!!!

Contoh penggunaan dalam suatu percakapan.

A: Adin, ko pergi di mana tadi sama cewe’mu? ( Lo sama cewe lo tadi ke mana?)
B: Biasa, jalan-jalan. Damau berangkat to, jadi sa bawa dulu dia jalan ksian. Berapa hari ini kita tidak keluar. (Biasa, hang out. Si doi mau berangkat soalnya, jadinya gue bawa dia jalan dulu. Udah berapa hari kita berdua gak keluar.)
A: Cieeee, anak-anak dunia percintaan ini dankz. HMB.

Contoh 2.
N: Sa habis pi di kampus tadi e. (Gue dari kampus euy).
M: Ko bikin apa di sana? Libur ini. (Ngapain? Hari libur nih.)
N: Sa liat pengumumanku e. Jauhnya tempat KKNku eee. Pasarwajo leee… (Habis liat pengumuman. Gila, jauh banget tempat KKN gue. Di Pasarwajo, coy!)
M: Trus gue harus bilang WOW gitu.
N: Hmmm, HMK… -___-“

Trus, kan ada lagi singkatan yang hampir terlupakan. HMM.
Teman-teman saya sering nanya, apa itu HMM?
Kan HMB, HMK, HMQ sudah ada kepanjangannnya. Nah, HMM ini nih yang ditunggu-tunggu kepanjangannya apa. Simak contoh percakapan di bawah ini.

J: Panasnya juga dank Baubau ini kalau sudah siang e. (Panas banget nih Baubau kalau udah siang-siang gini).
H: Iya e. Ta sudah mau tabakarmi e. (Iya. Udah hampir kebakar nih.)
J: Seminggu perawatan, satu hari bisa hangus hae. HMB juga saya e. (Seminggu perawatan, satu hari bisa hangus. No comment dah.)
H: HMM…
J: Apa itu HMM?
H: Hmmmmmmm….
J: -______-“

Iyaaa, jadi HMM itu gak punya kepanjangan apa-apa. Just sebuah gumaman belaka. That’s “Hmmmmmm”.

Yaaaa, contoh-contoh percakapan di atas hanyalah sebuah contoh kecil dari sekian percakapan yang ada dan singkatan gaul yang lagi IN di Kota Baubau.
Kalau lagi koja-koja mantale (ngobrol), tidak dilupakan itu HMM, HMB, HMK, HMQnya. πŸ˜€ Mungkin. Hehehe… Biar secara lisan ataupun tulisan, singkatan-singkatan itu udah naik pamor. Naik terus arisannya le. Jadimi bintang papan atas dankz.

Oke. Sekian postingan saya kali ini. Semoga bisa memberi manfaat walaupun sedikit. πŸ˜€
Readers, tolong doakan saya yah. Semoga saya juga cepat sembuhnya dan secepatnya bisa mengikuti kegiatan KKN-P Angkatan XXV Unidayan tahun ini. Aamiin. πŸ™‚

Posted in Friend, Life, Words

Singkatan Gaul Anak Baubau

Alhamdulillah. Akhirnya saya bisa muncul kembali bersama tulisan saya yang diragukan kebaruannya. πŸ˜€
Baru sedikit sembuh dari demam, drop karena darah rendah beserta sarampa (bintik-bintik merah di kulit). Jadi tiap hari harus pake baju item, katanya agar bintik-bintik merahnya cepat ilang. Alhamdulillah, dari tanggal 12 September kemarin, sekarang udah mulai baikan. Meski harus banyak istirahat sebetulnya. Mana saya mau berangkat KKN lagi hari Kamis, 20 Sept.2012, ke Pasarwajo. Saya dapat tempat di Kelurahan Awainulu. Penasaran seperti apa teman-teman seposko saya dan tempat KKN saya nanti. Hehehe.
Allah, terima kasih ya, walaupun belum terlalu sembuh betul, setidaknya saya udah bisa menulis. πŸ™‚ :*

Oke. Sesuai topik di atas *intermezzonya terlalu panjang, readers. -__-”
Akhir-akhir ini, berawal dari setahun dua tahun lalu. Di Baubau sudah banyak yang mengalami sindrom keababilan. πŸ˜€ Entah itu anak-anak, remaja, bahkan orang dewasa terkena sindrom ababil. Utamanya pada bidang keBAHASAan. Alias bahasa gaul yang disingkat. Saya sendiri berkenalan dengan bahasa gaul singkat itu dari sepupu saya yang dulu masih SMA (sekitar dua/setahun lalu). Pada awalnya kaget sendiri, tapi lama kelamaan, saya kok terjaring dengan bahasa ababil mereka? Saya kan sudah mahasiswa. Bukan ababil lagi. Sayang, pengaruh kebahasaan mereka terlalu kuat. Apalagi tampang saya ini masih baby face, jadi gak papa lah. Masih belum menjadi masalah berarti. πŸ˜€

Saya dari tadi bicara ngoceh kiri kanan tentang singkatan gaul yang lagi tenar di Baubau, tapi dari tadi belum ngasih contohnya yang kayak gimana. πŸ˜€
Semoga kalian tidak terpengaruh, readers. πŸ˜€

Contoh beberapa singkatan gaul anak Baubau.

HMB = Hanya Malas Bicara
HMK = Hanya Malas Komentar
HMQ = Hanya Malas Qyu Bahas *istilah ini saya dengar dari teman, Eldhy. πŸ˜€
Yang pada intinya, artinya tuh singkatan semua hampir sama dengan NO COMMENT!!!

Contoh penggunaan dalam suatu percakapan.

A: Adin, ko pergi di mana tadi sama cewe’mu? ( Lo sama cewe lo tadi ke mana?)
B: Biasa, jalan-jalan. Damau berangkat to, jadi sa bawa dulu dia jalan ksian. Berapa hari ini kita tidak keluar. (Biasa, hang out. Si doi mau berangkat soalnya, jadinya gue bawa dia jalan dulu. Udah berapa hari kita berdua gak keluar.)
A: Cieeee, anak-anak dunia percintaan ini dankz. HMB.

Contoh 2.
N: Sa habis pi di kampus tadi e. (Gue dari kampus euy).
M: Ko bikin apa di sana? Libur ini. (Ngapain? Hari libur nih.)
N: Sa liat pengumumanku e. Jauhnya tempat KKNku eee. Pasarwajo leee… (Habis liat pengumuman. Gila, jauh banget tempat KKN gue. Di Pasarwajo, coy!)
M: Trus gue harus bilang WOW gitu.
N: Hmmm, HMK… -___-“

Trus, kan ada lagi singkatan yang hampir terlupakan. HMM.
Teman-teman saya sering nanya, apa itu HMM?
Kan HMB, HMK, HMQ sudah ada kepanjangannnya. Nah, HMM ini nih yang ditunggu-tunggu kepanjangannya apa. Simak contoh percakapan di bawah ini.

J: Panasnya juga dank Baubau ini kalau sudah siang e. (Panas banget nih Baubau kalau udah siang-siang gini).
H: Iya e. Ta sudah mau tabakarmi e. (Iya. Udah hampir kebakar nih.)
J: Seminggu perawatan, satu hari bisa hangus hae. HMB juga saya e. (Seminggu perawatan, satu hari bisa hangus. No comment dah.)
H: HMM…
J: Apa itu HMM?
H: Hmmmmmmm….
J: -______-“

Iyaaa, jadi HMM itu gak punya kepanjangan apa-apa. Just sebuah gumaman belaka. That’s “Hmmmmmm”.

Yaaaa, contoh-contoh percakapan di atas hanyalah sebuah contoh kecil dari sekian percakapan yang ada dan singkatan gaul yang lagi IN di Kota Baubau.
Kalau lagi koja-koja mantale (ngobrol), tidak dilupakan itu HMM, HMB, HMK, HMQnya. πŸ˜€ Mungkin. Hehehe… Biar secara lisan ataupun tulisan, singkatan-singkatan itu udah naik pamor. Naik terus arisannya le. Jadimi bintang papan atas dankz.

Oke. Sekian postingan saya kali ini. Semoga bisa memberi manfaat walaupun sedikit. πŸ˜€
Readers, tolong doakan saya yah. Semoga saya juga cepat sembuhnya dan secepatnya bisa mengikuti kegiatan KKN-P Angkatan XXV Unidayan tahun ini. Aamiin. πŸ™‚

Posted in Blog, Life

KKN + Hijab = Dinamika

Judul tulisan saya di atas seperti rumus Matematika saja ya?
Tsehhh… -___-”
Jadi ceritanya begini nih. Maaf, teruntuk blog saya, and the readers. Akhir-akhir ini agak kurang terupdate nulisnya. Diakibatkan the ownernya ini lagi mau KKN-P alias Kuliah Kerja Nyata.

KKN-P Angkatan XXV Unidayan T.A. 2012/2013. Huiiihh, gak terasa, udah mau KKN lagi. Padahal rasanya baru kemarin nulis-nulis seperti ini sewaktu duduk di bangku SMA (2009).

Penempatannya masih enjel. Katanya sih entar sore ditempel pengumumannya. Allah, saya ditempatkan di mana ya? Waahhh… Penasaran.
Aduh, kok saya cerita kurang gimanaaa gitu… -___-“

Waktu hari pertama pembekalan, 11 Sept.2012, saya sakit. Masih sempat ikut pembekalan tingkat universitas sampai selesai. Nah, tiba hari kedua pembekalan, 12 Sept.2012, saya gak datang. Saya drop (lagi). Kecapean. Badan saya gak enak. Demam. Trus, waktu cek ke dokter, saya darahnya rendah, 90/60, trus weight 39kg. Mantap mentong… Anak sakit. Terpaksa, 2 hari gak ke mana-mana. Di hari Jum’at kemarin, 14Sept.2012, saya aktif lagi ke kampus. Walaupun masih agak kurang terlalu sembuh sih. Soalnya minggu-minggu ini saya memang harus ke kampus, getting about info KKN utamanya.

Nah, di 14 Sept.12 itu juga lah. Saya sudah meniatkan diri untuk berhijab. πŸ™‚
Alhamdulillah. Trima kasih, Allah. πŸ™‚
Saya berhijab, bukan karena trend hijab lagi IN sekarang. Bukan itu.
Saya nda tahu harus menyusun kata-kata yang bagaimana untuk menjelaskan alasannya. Hehehe. Yang jelas, itu deh. Semoga ini semua bisa membawa saya ke arah yang lebih baik lagi. Saya ikhlas karena Allah SWT. πŸ™‚

Dinamika seseorang. Bisa saja terjadi. Kapan saja, di mana saja, dan dalam setiap peristiwa mana saja. πŸ™‚
Ada saatnya individu itu akan mengalami perubahan; berdasarkan pengalaman atau masa lalu, dan/ konsep masa depan. Dinamika kehidupan.

Hehehe. Saya rasa susunan kalimat kali ini kurang mantep.
Pengaruh masih sakit mungkin. Masih belum bisa banyak berpikir. *Huaaa, sotoi lu, Ning.

Baiklah.
Terima kasih, readers, yang masih mau nyempetin diri untuk tetap visit di blog ini. Maaf ya. πŸ™‚

Mau ke kampus dulu. Liat pengumuman di mana saya ditempatkan pada saat KKN-P nanti. Semoga tak jauh-jauh dari rumah… Aamiin. πŸ™‚

Posted in Culture, Education, Place

Festival Keraton Nusantara VIII di Kota Baubau, Pulau Buton. Has Done!

Pulau Buton beruntung di tahun 2012 ini. Mengapa? Ya, karena Buton menjadi tuan rumah dalam Festival Keraton Nusantara VIII. Acara yang pada awalnya dilaksanakan dua tahunan sekali sekarang menjadi SETAHUN SEKALI. Yippyyy… Dan tahun depan yang menjadi tuan rumah adalah PROVINSI SUMATERA UTARA, MEDAN (2013) dan pada tahun 2014 di NUSA TENGGARA BARAT (NTB). Yup yup…

sumber di sini

FKN VIII telah berakhir yang dilaksanakan tanggal 1-4 September 2012 di Kota Baubau, Pulau Buton. πŸ™‚
Saya di sini gak usah banyak komat-kamit, karena udah banyak artikel mengenai FKN VIII. Nanti dikasih linknya deh. πŸ˜€

Walaupun saya bukan apa-apa di Baubau ini, secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta FKN VIII dan seluruh masyarakat Kota Baubau yang telah berhasil ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan agenda budaya ini. Semoga bisa membawa kenangan yang manis di Kota Baubau, Kota SEMERBAK. πŸ˜‰

P.S.
FKN I di Yogyakarta, 1995
FKN II di Cirebon, Jawa Barat, 1997
FKN III di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, 2002
FKN IV di Yogyakarta, 2004
FKN V di Solo, Jawa Tengah, 2006
FKN VI di Gowa, Makassar, 2008
FKN VII di Palembang, Sumatera Selatan, 2010
FKN VIII di Kota Baubau, Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, 2012

Oh iya, ini ada foto-foto saya dan teman saya, WiNNy, waktu Pawai di hari kedua. πŸ˜€

Wuiihhh, ada “Limbad”!!! 0.0

Ini ada beberapa link-link eksternal tentang FKN VIII. Hahaha.
Festival Keraton Nusantara (FKN) VIII 2012 (si Mimin punya)
Welcome Dinner FKN VIII di Kota Baubau (Mas Fendi’s article)
Cantiknya FKN VIII Baubau (Blogger dari Makassar *baru nemuin blognya*)
Ada artikel bagus berkaitan tentang FKN, di sini.

Posted in Blog, Life, Love

Ini tentang Habibie & Ainun

Cover Buku. Sumber gambar dari sini.

Judul Buku Β  Β  Β : Habibie & Ainun
Penulis Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β : Bacharuddin Jusuf Habibie
Terbitan Β  Β  Β  Β  Β  : PT. THC Mandiri (Cetakan Kedua, Desember 2010)
Tebal Buku Β  Β  : xii + 323 halaman
Ukuran Buku : 14 cm x 21 cm
ISBN Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β : 978-979-1255-13-4
Harga Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  Β  : Rp. 80.000

Pertama kali melihat buku ini pada saat saya berada di Makasar tahun lalu. Dipajang pada etalase Gramedia di Mal Panakukang. Saya tertarik untuk membaca sebagian isi dari buku ini. Jika saya punya banyak waktu, mungkin saya akan berdiri ataupun duduk lama untuk membaca buku ini. Dengan segala keikhlasan hati, saya segera menyimpan buku ini kembali ke tempatnya semula dan membiarkan mata saya liar melihat buku-buku lain yang menarik hati saya.

Beberapa kali saya mondar-mandir melewati Habibie & Ainun karena mata saya tak bisa alpa melihatnya. Saya memang punya maksud untuk membelinya. Apa daya, pada saat itu kecukupan materi saya belum dapat saya penuhi. Dan terpaksa saya hanya bisa melihat-lihatnya. Saat itu, saya berjanji, jika suatu saat nanti saya sudah memiliki cukup materi, saya akan membelinya. Iya. Saya akan memilikinya.

Terbukti, 19 November 2011, saya meminta tolong kepada saudara kandung saya yang kuliah di Makasar, Arini, untuk membelikan saya Habibie & Ainun. Alhamdulillah. Totto ChanΒ dan Habibie & Ainun, buku yang saya nanti-nantikan kehadirannya, bisa menjadi milik seorang yang haus akan materi yang termuat di dalam buku-buku tersebut seperti saya. Alhamdulillah. Trima kasih ya Allah.

Habibie & Ainun. Buku yang memuat kisah hidup perjalanan dua insan yang saling mencintai, memiliki, menyayangi dan menjadi manunggal satu sama lain karena Allah SWT. Perjalanan hidup dalam kisah cinta, politik, sejarah, teknologi, bangsa dan negara Republik Indonesia, tertuang dalam buku ini. Bagaimana Pak Habibie selalu melewati hari-harinya bersama Ibu Ainun yang selalu setia mendampingi. Dengan senyuman yang selalu menenangkan Pak Habibie. Dengan tidak pernah mengeluh kepada Pak Habibie, Ibu Ainun selalu bisa tampil menjadi istri sekaligus ibu yang sebaik-baiknya bagi Pak Habibie dan anak-anaknya. Perjalanan hidup di dalam dan di luar negeri Pak Habibie bersama ibu Ainun, bagaimana ketika mereka hidup di rantau a.k.a di Jerman hingga menemani ibu Ainun pada saat terakhir di dunia. Beliau ceritakan secara detail dalam buku ini. Memang ya, perjuangan menjadi orang sukses harus dimulai dari bawah oleh orang-orang yang memiliki tekad kuat untuk menggapai apa yang menjadi impiannya.

Cita-cita mulia mereka kepada kemajuan bangsa Indonesia untuk sejajar dengan negara-negara maju lainnya menjadi landasan Pak Habibie agar selalu tidak menyerah pada setiap keadaan yang mengganggunya. Pesawat N-250 Gatotkoco menjadi salah satu buktinya. SDM Indonesia harus kita bangun, teman-teman!!! Dan berkat ibu Ainun dengan senyuman ketenangannya yang bisa membuat Pak Habibie selalu tenang dalam melewati hari-harinya. Yang pada akhirnya, Ibu Ainun harus pergi terlebih dahulu meninggalkan Pak Habibie, keluarga, dan seluruh rakyat Indonesia. Mungkin tanggal 22 Mei 2010, hari kepergian Ibu Ainun ke dimensi lain, saya belum merasakan kesedihan yang mendalam. Malah tidak mengeluarkan airmata setitikpun. Hanya ucapan belasungkawa dari dalam hati bagi beliau. Namun, ketika saya membaca buku ini, saya harus membasahi halaman 299 dengan setitik air mata saya yang tidak sengaja jatuh membasahi kertas buku ini. Selamat jalan, Ibu Ainun. Semoga engkau ditempatkan di sisi terindah olehNya. Aamiin.

Terkadang, saya terinspirasi oleh kehadiran ibu Ainun dari cerita yang Pak Habibie tuliskan di buku ini. Yang kata Pak Habibie, Ibu Ainun itu tidak pernah mengeluh kepada beliau. Selalu saja tersenyum dan menandakan bahwa tidak ada apa-apa yang terjadi. Hanya dengan melihat wajah dan senyumannya saja, Pak Habibie sudah merasakan ketenangan untuk tetap melakukan aktivitas yang super duper padat. Ibu Ainun tidak pernah mengeluh. Saya jadi terpikir, kalau suatu saat nanti saya menjadi istri orang, akankah saya bisa menjadi seperti seorang ibu Ainun? Walaupun tidak menjadi sama persis dengan sifat ibu Ainun. Sedikitnya, ada lah sifat baik yang saya bisa aplikasikan dalam kehidupan rumah tangga saya nanti. Saya ingin sekali menjadi seperti ibu Ainun. Tidak pernah mengeluh dan hanya selalu memberikan ketenangan dan kedamaian bagi sang suami. Akankah saya bisa menjadi istri yang baik bagi suami saya nanti? Mmm. Tak bisa saya prediksikan. Tapi, keinginan seperti itu pasti ada. Menjadi istri bagi suami dan ibu bagi anak-anak yang baik. Aamiin. -___-

Masalah kekurangan dari buku ini, mungkin cuma dari kesalahan penulisan saja. Masih ada beberapa kata di beberapa lembaran dengan kesalahan penulisan. Tapi, tidak mempengaruhi makna kesatuan kalimat-kalimatnya.

Akan lebih panjang lagi ketika saya harus menceritakan kembali apa yang saya telah baca dari buku ini. Yang pada intinya, buku ini berhasil membuat saya nangis (lagi). >.< TERHARU…

Pasangan hidup yang telah manunggal jiwa dan raganya.

Inspirasi bagi pasangan suami-istri yang rumah tangganya dibangun dengan cinta dan kasih sayang yang tulus karena Allah SWT.

Inspirasi bagi anak muda sebagai SUMBER DAYA MANUSIA yang HARUS BERKUALITAS untuk mengangkat jati diri Bangsa Indonesia dari keterpurukan yang sering menjatuhkan martabat Indonesia. Karena kita BISA!!! Indonesia BISA!!! πŸ˜‰

Terima kasih, Pak Habibie, atas tulisan di Habibie & Ainun ini. Buku Anda menginspirasi saya sebagai anak muda Indonesia.

Posted in Friend, Life, Love, Place

The Beautiful Night with Ayah

Ayah. We love you, Ayah. Yah. Pak Syahrir atau lebih sering kami panggil Pak Chay adalah salah satu guru favorit kami sewaktu SMA. Beliau mengajar khusus dalam mata pelajaran Kimia kelas XII. Beliau sudah kami anggap seperti ayah sendiri. :’) Entah mengapa, saya selalu mengeluarkan air mata alias nangis jika berada di depan P’Chay. Haduuuhhh, tidak heran kalau saya sering digangguin sama Kiky dan teman-teman dengan sebutan “Cengeng.” -__-”
Iya, kenapa saya menangis? Karena saya selalu mengingat nasehat-nasehat yang diberikan beliau jikalau kami datang mengunjungi beliau. Dan saya pribadi, entah. Sepertinya belum berhasil mengaplikasikan nasehatnya secara maksimal. Tapi, saya akan berusaha sebaik mungkin. Pasti bisa. Insya Allah!!! πŸ™‚

Waktu datang bertamu di rumah Ayah. Saya, WiNNy, Kiky, Mega, Ragil dan Mey. Saya masih ingat beliau bilang, kalau tidak salah seperti ini, “Kalian itu tidak perlu lagi diberi nasehat. Sudah tahu mana yang baik untuk diri kalian, sudah bisa menentukan mana yang salah dan benar.” :'(

Saya diammmm…

“Kalau teman-teman kalian menggalau, kenapa kalian harus ikut-ikutan galau?”

…..

Hening…

Hummm, memang bener sih apa yang dibilang Ayah. Di hari itu, 22 Agustus 2012, saya nangis (lagi). Mendengar apa yang dibilang Ayah. WiNNy cs. pada keheranan karena ngeliat saya nangis. Ini ada apa?Β Ya, saya sih diam-diam saja. Hahaha.

Thanks ya buat Aditya, anak Ayah. Dia tuh so sweet skali. Masih anak SD. Dia ngeliat saya nangis, langsung saya disodorin lagu U SMILEnya Sule dan Andre. Katanya supaya saya nggak nangis lagi. Cieee, terharu saya, Aditya. Makasih banyak ya. πŸ™‚

Sebelum pulang, kita fobar dulu. Sengaja… Hehehe… SURPRISED…

(kiri atas-kanan bawah) Mega, Kiky, WiNNy, Ragil, Ning, Mey.

After that, kita janjian untuk ketemu lagi sama Ayah, 24 Agustus 2012. Tempatnya di Keynai. Kami ngasih kado untuk Ayah. Huaaa, terharu. Dua buah bingkai foto yang ada foto kami bertujuh; Ayah, Mega, Kiky, WiNNy, Mey, Ragil dan saya.

@Keynai with them.

Detik-detik Ayah membuka kado. Taraaaa!!!

Cieee, kadonya. πŸ˜‰

Yang ini bergifo-gifo ria alias narsis di Keynai. πŸ˜€ Sayang Ragilnya gak sempat ikut. πŸ™

Ayah, Ning, Mega, Kiky, WiNNy, dan Mey.
Ehemmmm… πŸ˜€

Terima kasih, Ayah.
Terima kasih, sayang-sayangku… :* :* :*