Posted in Uncategorized

Perpustakaan Umum Kabupaten Buton

Ini hari gw ngampusnya jam stengah 12-an siang gitu. Tidak lupa bawa buku yang dipinjem di perpustakaan. Eitz, jangan salah, perpustakaan yang gw maksud di sini adalah Perpustakaan Umum milik Kabupaten Buton. Jadi, waktu habis kuliah tadi, gw, Vivy, sama Iin punya keinginan bersama untuk ke perpus dalam rangka ngembaliin buku-buku yang udah dipinjem kemarin.

Perpustakaan Umum Kabupaten Buton ini letaknya di Jalan Betoambari, sekitaran Toserba MGM gitu. Memasuki perpustakaan ini, akan terlihat spanduk ‘gede’ yang bertuliskan “Selamat Datang di Perpustakaan Umum Kabupaten Buton.” Perpus ini merupakan tempat nongkrong gw yang masih terbilang baru. Soalnya, belum lama juga siyh gw join di perpus ini. Cuma Vivy aja yang udah lama menjadi tempat nongkrongnya. Biasa, anaknya hobby membaca. 

Ruangan perpus ini tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil, cukup nyaman untuk membaca. Waktu yang disediakan untuk mengunjungi perpus ini dari pagi, sekitaran jam 8an sampai sore (tutupnya skitaran jam setengah 4 lewat). Adapun yang mengelola perpus itu adalah para pegawai Kantor Badan Infokom, PDE Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Buton sendiri. Setiap kali ada yang mengunjungi perpustakaan, diwajibkan mengisi buku daftar pengunjung. Dan bagi yang mau menjadi anggota perpustakaan tersebut harus mendaftarkan diri dengan biaya administrasi sebesar Rp. 10.000,- + pas foto 2lbr. Para member di perpus ini, gw juga belum tahu persis siapa-siapa, tapi, kalo menurut gw, kebanyakan dari mahasiswa. Soalnya, tiap gw datang, hanya ada mahasiswa yang gw lihat. Untuk jumlah buku yang bisa dipinjem, itu dibatasi, maksimal dua buah buku.

Banyak buku-buku yang menarik yang bisa ditemuin di perpus ini. Mulai dari tentang Psikologi, Fiksi, Non Fiksi, Sastra, Hukum, Politik, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Atlas dan sebagainya. Buku-buku tersebut diatur sedemikian rupa sesuai dengan tempatnya, seperti di  Gramedia gitu deh.

Ada satu hal yang cukup unik yang gw temuin di perpus itu. Di bagian peminjaman buku itu, terdapat sebuah jam dinding, di bagian atasnya bertuliskan TIME IS MONEY dan di bagian bawahnya, TODAY’ STRUGGLE IS TOMORROW’S SUCCESS. Sebetulnya gw gak mau mempersalahkan atau memperdebatkan kata-kata tersebut. Di sini, gw cuma mau nulis apa yang gw lihat tanpa bermaksud untuk merugikan orang lain. Gw sih setuju-setuju aja dengan kata-kata itu, tapi di bagian bawahnya saja. Dan, seharusnya yang di bagian atas itu diganti dengan TIME IS KNOWLEDGE, bukan TIME IS MONEY. Soalnya, ini kan perpustakaan, di mana perpustakaan itu pasti masih bersangkut-paut dengan ilmu pengetahuan. Well, gw kira cukup untuk ngebahas masalah tulisan di jam dinding itu.

Next, kita pindah ke tulisan dinding yang ada di perpus ini. Kalau kita udah ada di depan pintu perpus, kita bisa langsung lihat tulisan “Membaca Sebagai Sumber Kemajuan Bangsa.” Sebuah kalimat pendek nan berbobot. Realisasinya? Bisa dilihat dan diamati sendiri kan, bagaimana sekarang keadaan bangsa Indonesia?

Iyaph, sampai lupa. Pas masing-masing dari kita, baik itu gw, Iin ataupun Vivy udah nemuin buku yang mau dipinjem, kita langsung ngasih ke pustakawatinya untuk dicatet dan diberitahu kapan mesti dikembaliin buku-bukunya. Sekedar informasi, ibu pustakawatinya baik lho…!!!  Finally, kita go back home masing-masing.

Skian pengalaman yang bisa gw bagi sama yang udah mau baca di blog gw ini hari. Moga bermanfaat, guys! C U in my next short trip. Hehhe.

Wassalam… 🙂

Posted in Uncategorized

Shock di Siang Hari

Gw mondar-mandir di dalam rumah dalam rangka persiapan ke kampus. Ambi baju lah, sepatu dan segala macamnya. Gak ada feeling apa-apa kalau akan terjadi sesuatu hal yang tak terduga yang gw gak pernah bayangkan. Tiba-tiba, gw dengar ada suara gaduh di teras belakang.

Toeng. Toeng. Toeng.

Gw shock…(0.0)

Pohon asam…

Pohon asam, choy…

Ditebang habis.bis.bis… 🙁

‘Mama, kenapa ditebang pohon asamnya???,’ penuh emosi seakan gw yang udah rawat dan membesarkan pohon asam ini.

‘Kalau tidak ditebang, atapnya rumah bagaimana?,’ jelas mama.

Gw diemmm…

Mikir,

Oh,iya. Gw lupa. Karena berhubung rumah gw masih dalam tahap pembangunan setengah jadi. So, rencana papa mama untuk mempercantik rumahnya belon selesai, dan teras belakang menjadi sasaran berikutnya dengan dikorbankannya pohon asam yang udah berdiri kekar dari sebelum rumah ini dibangun.

Sangat disayangkan kejadian penebangan pohon asam di teras rumah gw. Masalahnya, kalo ada pohon itu, kalau siang hari kan panas. Jadi, biasa gw ke teras belakang, trus ademin diri di bawah pohon. Atau gw take picture dengan background si pohon itu. Lihat hasilnyaaaa… 🙂

Sebagai anak yang gak tahu apa-apa tentang design rumah ini seperti apa, gw cuma hanya bisa diem… -_- alias dipasrahin aja…

Pohon. Pohon. Thanks buat kesetiaan lo sama kita selama ini…

-_-“

Posted in Uncategorized

Curhatan Ning

Sebagai seorang manusia berwujud setengah manis :p yang suka menulis, walaupun sebenarnya kualitas menulis gw masih di bawah rata-rata, gw masih aja menampilkan ke-silly-an gw di publik. So far, masih banyak hal yang mesti gw improve. Di antaranya, topik-topik tulisan gw harusnya lebih gimanaaaa gitu… Maksudnya seperti yang bersifat akademik lah. *pengaruh pak dosen Matkul B.Indonesia  gw…  -_-”

Kalo dipikir-pikir ada benernya juga siyh, skali-skali nulis tentang kayak gitu-gituan (seperti karya ilmiah kali yah?). Jangan dunia percintaan melulu. Hehehe… Masalahnya perasaan terus yang dibahas, jadi pokok bahasannya itu-ituuu ajjah… Sedikit bosan juga siyh pastinya. Di balik semua itu, gw mungkin mencoba jadi diri gw sendiri. Dengan melihat sekeliling gw, apa yang gw rasain, apa yang gw alami, dan apa yang gw dapat dari serentetan alur kehidupan gw. *sok mature. :p

Gw pengen banget kayak Kk Dika, jadi seorang penulis yang jago banget menulis dalam hal menulis kekonyolan hidupnya dengan sangat baik. Dan gw pikir, Kk Dika berhasil melakukan itu. Luar biasa!!! *prok.prok. Selamat buat Kk Dika (Raditya Dika). Entah mengapa, sekarang-sekarang ini, masih suka-sukanya sama Kk Dika. Mmm… Bukan sekarang siyh, tapi udah lama. Udah lama kagum sama orang seperti Kk Dika. Smart, Lucu, Humoris… Yah, gw bilang gini karena berdasarkan buku-bukunya yang pernah gw baca. Dan gw rasa seperti itu. 🙂

Back to topik, tadi tuh intermezzo sedikit. Hehhe… Well. Untuk jadi seorang penulis yang baik, kita mesti banyak-banyak membaca. Membaca dan membaca. Mesti punya banyak referensi. *Kalimat yang udah sering gw dapetin. Baik itu dari websitenya Kk Dika, ataupun dari Pak Dosen Matkul B.Indonesia gw. Dan kayaknya mesti tuh. Udah lama gw gak terjun dalam dunia baca-membaca semenjak masa SMA gw :(. Maksudnya ngebaca buku-buku yang isinya ber’bobot’. Paling cuma baca buku pelajaran aja, itu pun gak dijamin kalo bakalan kesave selamanya. Hehe. Gw nyadar semua yang gw lakuin dulu, adalah kebodohan gw yang blm gw sadari 100%. Dan sekarang, gw udah jadi mahasiswi, salah satu mahasiswi di perguruan tinggi swasta di kota gw tercintttaahh, Kota Baubau. Gw rasa, kesadaran untuk menjadi ‘manusia’ itu semakin ada di depan gw. Ayo, Ning!!! Change your life be better… 🙂 You can do that.

Iya yah, kalau dipikir-pikir, semakin bertambah usia seseorang, maka semakin kompleks permasalahan yang muncul. Dan dengan begitu, mampu membuat seseorang menjadi dewasa dalam berpikir ataupun bertindak. Tidak seperti anak kecil, yang masih tanpa beban untuk memikirkan betapa sulitnya menjadi seseorang yang udah dewasa. Mereka cuma fokus pada kesenangan yang ada pada dirinya masing-masing. Belum tahu apa-apa tentang dunia yang sebenarnya. Ngebahas masalah ini, inget sohib gw yang curhat sama gw, katanya dia mau balik ke masa-masa SMP dulu. Pengen ketawa bareng, pengen maen bareng, gak ada beban, gak ada sakit hati, gak seperti sekarang yang kayaknya udah gak ada seperti dulu. Isi SMSnya buat gw nangis. Ckckck… apa karena ikatan batin gw sama dy? Hehehe… Tuh anak, bisssaaaa ajjjaah buat gw nangis. Udah tahu-tahu gw cengeng. Hmm… Tapi, gak pa2lah, sedikit flashback dari dia. Makasih yah SAHABATku SAYANG!!! *sambil pelukan. 🙂 Ya udah, gw bilang aja gak mungkin kita bisa kembali dan sekarang adalah hadapi kenyataan kalo sekarang kita dah gede, dah ada pilihan masing-masing. Nah, kita udah milih pilihan kita masing-masing, so, sekarang saatnya jalani pilihan kita tuh dengan baik-baik. Kalau seumpama pada pilihan kita ternyata ada yang gak bener, usahain untuk dibenerin, jangan dibuat salah terus dan blablabla. 🙂

Thus, sekian curhatan dari gw pada postingan kali ini. Walaupun mungkin rada-rada gak nyambung. Alurnya keluar. Hehehe…*namanya curhatan, alurnya mencong kanan, mencong kiri. Hihihi… 🙂

Askum…

Posted in Uncategorized

I Like Raditya Dika

Pengen banget ketemu Raditya Dika

Kk Dika… I like you. I love you… ^^

Suka sekali sama tulisannya Kk Dika… Semuanya menarrriiikkk… Lucccuu…

 

Paling suka dengan KEPADA KAMU DENGAN PENUH KEBENCIAN karya Kk Dika… >.<

Sukses selalu buat Kk Dika… >.<

Posted in Uncategorized

Internet Sehat Bikin Hebat

Dekade ini interconnected-networking alias internet sudah menjadi hal yang tidak asing lagi untuk didengar. Penggunaannya pun sudah mengglobal dan tidak mengenal umur, dari anak kecil, remaja, hingga orang tua sudah tahu apa itu internet, bagaimana cara berinternet dan apa manfaat dari internet itu sendiri.

Well, bisa dibilang, internet merupakan salah satu kemajuan teknologi yang paling mutakhir di abad 20 hingga abad 21 ini, yang paling berpengaruh bagi masyarakat global di dunia. Iya kan? Sampai-sampai membuat dunia semakin kecil dan tak terbatas.

Beragam informasi bisa kita dapatkan dari internet itu sendiri. Alhasil, internet membuat kita kebanjiran informasi. Wow, excited! Apalagi informasi yang ada di internet itu bersifat unlimited edition, up to date, bahkan informasi yang jadul pun ada di internet. Yang sifatnya positiflah, yang negatiflah. Semuanya serba ada, cepat saji pula. Tinggal ketik keywordnya di paman Google (salah satu search engine yang paling banyak digunakan oleh pengguna internet), beberapa detik kemudian muncullah apa yang hendak kita cari. Luar biasa!

Anyway, berbicara tentang internet sehat bikin hebat, menurut pemikiran gue, itu maksudnya kalau dalam berinternet kita mesti bisa mengendalikan diri kita untuk gak ‘belok kanan, belok kiri’ dalam artian tidak membuka situs-situs yang tidak penting buat diri pribadi, sehingga kita bisa memaksimalkan waktu yang kita miliki untuk meningkatkan kualitas yang ada di dalam diri kita masing-masing. Waktu itu berharga lho, kawan-kawan! Kalau pelajar bilangnya time is knowledge, tapi businessman bilangnya time is money.

Secara tidak langsung, internet telah menjadi teman keseharian kita. Kalau gak ada kerjaan, selalu arahnya ke internet. ‘Mau OL dulu ah!’, *salah satu kalimat yang sering dilontarkan  oleh teman-teman gue atau bahkan gue sendiri. Ini bukti nyata, kawan-kawan! Betapa internet telah mengalihkan dunia kita semua. 😀 Beragam informasi yang kita dapatkan lewat internet bisa mempengaruhi kehidupan kita. So, ada baiknya kalau kita berinternet, mendingan jangan buka situs-situs yang gak bertanggung jawab deh. Contohnya saja, situs porno. Utamanya pada anak-anak yang under age dan tanpa pengawasan dari orang tua. Bisa bahaya niyh! Padahal, masih banyak situs-situs yang lebih bermanfaat buat kita semua kok. Misalnya saja, bagi kamu yang mau coba asyiknya nge-blog, kamu bisa ke blogdetik, wordpress, blogspot, dan lain-lain untuk membuat blog kamu sendiri. Yang mau belajar English Online, klik aja di BBC Learning English, VOA Learning English, Englishclub.com dan masih banyak situs lain yang berhubungan dengan Learning English Online.

Banyak hal yang bisa kita dapatkan dari berinternet sehat seperti tadi, daripada kita harus membuka situs-situs yang gak jelas tujuan dan manfaatnya. Yang cuma bisa membuang waktu kita dengan percuma tanpa adanya hal yang berarti yang kita dapatkan. Merasa rugi gak tuh? Gue punya contoh. *mulai narsis lagi niyh yang nulis. Dulu, gue gak tahu apa-apa tentang Photoshop. Kebetulan lihat foto-foto editan kakak kelas gue yang TOP BGT di Facebook, semakin menambah hasrat gue untuk belajar Photoshop. Sayang, gue gak punya buku ataupun kaset tutorialnya. Satu-satunya cara, gue cari materi-materi tentang Photoshop lewat internet. Dari situ, gue belajar, belajar dan belajar. Eh, tahu-tahunya bisa. Ya, walaupun editan foto gue belum terlalu perfect. Tapi, setidaknya ada perubahan. Dari tak tahu menjadi tahu menggunakan Photoshop. Nggak nyangka teman-teman gue suka dengan editan foto yang gue buat. Jadinya, tiap ada foto baru mereka, selalu sasarannya gue, “Ning, tolong editkan foto gue dong!”. Gue siyh senyum-senyum aja dan itu gue anggap sebagai salah satu keahlian yang gue miliki dari berinternet. Gak sia-sia gue OL tiap hari untuk belajar Photoshop.

Sebetulnya masih banyak contoh yang dapat kita temukan dari asyiknya berinternet sehat. Dan statement Internet Sehat Bikin Hebat itu betul sekali. Mulai sekarang deh, kamu yang masih merasa kurang paham atau masih perlu belajar tentang sesuatu hal ‘yang sifatnya positif’, ada baiknya menghabiskan waktu dengan berinternet untuk mencari tahu lebih detil lagi tentang hal tersebut, ketimbang kamu mesti surfing di situs-situs yang gak jelas, yang hanya akan membuat kamu tidak berkembang sama sekali, yang hanya bisa menjadikan kamu sebagai manusia yang tidak kompeten dan tidak berkualitas. Untuk hidup di dunia sekarang ini, kita harus bisa bersaing. Tidak bisa bersaing, kita tidak bisa bertahan hidup. So, pilih mana? Internet Sehat Bikin Hebat atau Internet Sakit Bikin Down?

 

Posted in Uncategorized

Making The Letter into Chronological Order

This is one of my assignments of Writing II. We were given assignment from my lecturer about Chronological Order. And this is my letter. ^^ And I was very happy because my lecturer gave me a good comment for my letter. *So Sweet… Thanks Allah :)… For the first time, my lecturer did like that to me… TT

 

October 25th, 2010

Dear Miss Syadzwinny

My name is Nining Syafitri. I am nineteen years old. I am from Baubau City and I want to study in Harvard University for 7 weeks because I join Summer Courses in English there. I need English for profounding my ability  in English and success in my career, my study, and all aspects of my life.

My English classes are from Monday to Thursday from 08.00 a.m in the morning to 02.30 p.m in the afternoon. My plane arrives in United States on November 14th at 07.30 in the morning. I’m very excited.

I look forward to meeting you*.

 

Your Sincerely,

Nining Syafitri

 

*it is the international standard for formal letter…

I hope this letter can help you to understand how to compose the letter with chronological order form. 🙂

Posted in Uncategorized

Making The Letter into Chronological Order

This is one of my assignments of Writing II. We were given assignment from my lecturer about Chronological Order. And this is my letter. ^^ And I was very happy because my lecturer gave me a good comment for my letter. *So Sweet… Thanks Allah :)… For the first time, my lecturer did like that to me… TT

 

October 25th, 2010

Dear Miss Syadzwinny

My name is Nining Syafitri. I am nineteen years old. I am from Baubau City and I want to study in Harvard University for 7 weeks because I join Summer Courses in English there. I need English for profounding my ability  in English and success in my career, my study, and all aspects of my life.

My English classes are from Monday to Thursday from 08.00 a.m in the morning to 02.30 p.m in the afternoon. My plane arrives in United States on November 14th at 07.30 in the morning. I’m very excited.

I look forward to meeting you*.

 

Your Sincerely,

Nining Syafitri

 

*it is the international standard for formal letter…

I hope this letter can help you to understand how to compose the letter with chronological order form. 🙂

Posted in Uncategorized

Recollect to Rukun Iman dan Rukun Islam

Tadi kan ada perkuliahan, mata kuliah Pendidikan Agama Islam. Kita ngebahas tentang Ketuhanan dalam Islam. Yaa, kita bicara tentang keyakinan gitu… Pas pak dosen nyinggung tentang Rukun Iman dan Rukun Islam, sambil nunjuk beberapa mahasiswa untuk nyebutin isi-isinya. Ada sebagian yang gak tahu… Eh, salah. Bukan gak tahu, tapi lupa… *termasuk gw jg… mungkiiiiinnn -_-” Syukuran udah ada materi yang gw dapat tentang rukun iman and Islam itu. Jadinya bisa ingat2 sedikit. Hehe…

Gila… Perasaan tuh udah lama dibahas, dari kita masih duduk di TK atau SD… Itu semua udah pada dijelasin… Manusia. Manusia. Gak seharusnya kita lupakan kan? Allah… forgive us yah…! :'(

Rukun Iman ada enam (6) perkara :

(1) Beriman kepada ALLAH SWT

(2) Beriman kepada Malaikat-malaikat

(3) Beriman kepada Kitab-kitab

(4) Beriman kepada Rasul-rasul

(5) Beriman kepada Hari Kiamat

(6) Beriman kepada Qada dan Qadar

Rukun Islam ada lima (5) perkara :

(1) Mengucap dua kalimah syahadat

(2) Sembahyang lima waktu

(3) Menunaikan zakat

(4) Berpuasa sebulan dalam bulan Ramadhan

(5) Menunaikan haji ke Baitullah (Mekah)

Posted in Uncategorized

KuL.Ma.TU.jeN

Aneh tuh judul. Ngasal aja buatnya. Hehehe… Kul.Ma.Tu.jeN. Aliasss Kuliah, Mahasiswa, Tugas, Jenuh.

Gw nulis niyh topik coz gw rasa skrg adalah masa kejenuhan gw utk kuliah. Gak tahu knp. Yaa, seperti apa yang gw udah bilang, di blog ini isinya ttg apa yang ada di dalam pikiran gw. Dan gw mau nulissss apa yang sedang gw rasain. Hehe…

Mahasiswa. Mahasiswa. Mahasiswa…

Tugas. Tugas. Tugas…

Sampai aneh, mana yang bagus yah? SMA atau Mahasiswa? Kalau SMA mata pelajarannya banyak amat sangat. Mahasiswa, enggak juga siyh. Hummm… Beginilah nasib para “peserta didik”. Masih harus berjibaku dengan pelajaran dan tugas-tugas yang terkadang buat sakit kepala sampai-sampai harus depresi. Hahaha… *Gilaaa, buat tugas sampai depresi! Ckckck… Atau kalau udah buntu niyh otak, it’s time to walk around alias Jalan-Jalan… Serasa gak ada beban pikiran… Eh.eh.eh. pas udah pulang ke rumah lagi, perasaan niyh mulai panasss karena harus kembali ke tugas. Masalah yang tidak akan terselesaikan kalau harus menghindarinya… Ckckck…

Pengen cepat-cepat selesai kuliaaaaahhhhh >.<

Kalo dihadapi dengan keluhan terus bakalan gak akan deh impian dan harapan yang tingggiiiiiiii itu terealisasikan… Seandainya S1 itu cuma 1 tahun… *Ngarep mode : on. Hehehe… Gambar, Ning!

Kampus. Kampus.

Kuliah. Kuliah.

Tugas. Tugas.

Ujian. Ujian.

Hmmm… Jenuhhh… Memang yah, suatu saat dalam perkuliahan yang kita lewati, kita bakalan dapat namanya tingkat kejenuhan. Dan gw rasa, di tingkat kejenuhan inilah, keseriusan untuk kuliah kita diuji. Sejauh mana siyh kita mampu! Well, gw musti bisa bertahan dan musti bisa melawan semua kejenuhan yang ada pada diri gw. Penyesalan datangnya belakangan. Bukan di depan.

Semangat! Semangat! Ning pasti bisssaaa!!! Yeeeee…

Allah, slalu ada di sampingku, ya!!!

Hehehe…