INFO:
Seminar Nasional dan Temu BEM Se-Sultra DIUNDURKAN sampai pada tanggal 4-6 Februari 2012.
Jadi, masih dibuka pendaftaran untuk Seminar Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 4 FEBRUARI 2012 mendatang di Gedung Maedhani, Betoambari, Baubau.
Bagi yang mau mendaftar, silahkan comment di postingan ini, MESSAGE ke saya via Facebook or Twitter @ningsyafitri atau ke CPnya: Muh. Yumardin: 083135128880 (Presma Unidayan), L.M Agus Zaman Al Kaulani 085756558979 (Ketua Panitia).
Trima kasih…
INFO:
Seminar Nasional dan Temu BEM Se-Sultra DIUNDURKAN sampai pada tanggal 4-6 Februari 2012.
Jadi, masih dibuka pendaftaran untuk Seminar Nasional yang akan dilaksanakan tanggal 4 FEBRUARI 2012 mendatang di Gedung Maedhani, Betoambari, Baubau.
Bagi yang mau mendaftar, silahkan comment di postingan ini, MESSAGE ke saya via Facebook or Twitter @ningsyafitri atau ke CPnya: Muh. Yumardin: 083135128880 (Presma Unidayan), L.M Agus Zaman Al Kaulani 085756558979 (Ketua Panitia).
Trima kasih…
“Ecology Cultural Development” Dalam Bingkai Kebhinekaan Upaya Mewujudnya Kesejahteraan Rakyat
Narasumber:
Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Si (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI)
Ir. Sarwono Kusumaatmadjaya (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI)
Dr. Tony Rudiansya (Dosen Pasca Sarjana UI/ Penulis Buku Kesepakatan Tanah Wolio “Ideologi Kebhinekaan dan Eksistensi Budaya Bahari di Buton”)
Prof. Dr. Ir. Dietriech. G. Bengen Dea.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sultra.
Rektor Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari.
Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan).
Dekan Perikanan Unhalu.
Dekan Perikanan Unidayan.
La Ode Abdul Munafi, S.Pd., M.Si (Anggota DPR Kota Baubau/Budayawan Buton).
Drs. L.M. Syafiuddin, M.Pd. (Budayawan Buton).
Drs. L.M. Budi Wahiddin, M.Pd. (Budayawan Buton).
Pembicara Pembuka
Menteri Kelautan RI.
Gubernur Sultra.
Walikota Baubau.
Jadwal Pelaksanaan Kegiatan:
– Seminar Nasional: 28 Januari 2012. Pukul 08.00 – 17.00 WITA. Bertempat di Gedung Maedhani Kota Baubau.
– Temu BEM Se-Sultra: 29-30 Januari 2012. Bertempat di Baruga Ld. Malim Unidayan, Baubau.
Tempat dan Waktu Pembelian Tiket: Sekretariat BEM Unidayan, di GK 164. Kampus Atas Unidayan.
16-25 Januari 2012, jam 09.00 – 13.00 WITA.
Tiket juga dapat diperoleh di Radio Lawero.
HTM: – Pelajar/Mahasiswa: Rp. 25.000.
– Umum : Rp. 100.000.
Peserta akan mendapatkan ilmu, Sertifikat, makan siang, snack, buku tulis, bolpoint, dan sticker.
CP:
Muh. Yumardin H – Presma Unidayan (085256717429/083135128880)
L.M. Agus Zaman Al Kaulani – Ketua Panitia (085756558979)
Disponsori oleh:
Pemerintah Kota Baubau, AXIS, Radio Lawero, Hotel Lakamali, dan Yanti.com.
*Oh iya. Bagi teman-teman yang mau mengikuti seminar dan ingin mendapatkan tiket seminar, silahkan hubungi CP atau saya (Nining Syafitri). *Kalau lewat Nining, silahkan comment di artikel ini. Trima kasih… 🙂
Akhirnya malam ini saya bisa menulis lagi. Alhamdulillah, Allah mengizinkannya. Saya kangen Toshi, modem, inet, dan blogging. Kangen sekali. Trima kasih Allah.
Walaupun agak telat postingannya, tapi tidak apa-apalah. Kali ini saya ingin bercerita. Tentang kopdar kedua kalinya bersama Amel. 😀 Dalam rangka serah terima hadiah dari GiveAway Amel beberapa minggu lalu. Kebetulan saya (tetangga Amel) yang menang. Hahaha… Ajaib yaa… >.< Alhamdulillah.
Sebetulnya dari kemarin-kemarin udah mau diambil tuh hadiah (Novel KENING karya Rakhmawati Fitri), tapiiii karena kesibukan satu sama lain dan cuaca Kota Baubau lagi labil, akhirnya diundur, diundur dan mentok di tanggal 4 Desember kemarin saya bersama sang penyelenggara GiveAway Suka-Suka a.k.a Amel bertemu di Pantai Kamali (Pankam).
source: facebook.com
Tidak begitu lama berada di Pankam, cuma cerita sepatah dua kata. Hihihi… Trus, Amel mengajak saya makan, padahal sudah makan dari rumah. Ya udah, diterimalah tawaran Amel. Karena tempat makan di pinggir laut masih belum buka semua, kita mengarah ke KFC. Tepat berhadapan dengan Pantai Kamali. Posisi yang sangat strategis. Mantap, gan…
Walaupun KFC di Kota Baubau sudah dibuka dari kemarin-kemarin, tapi kok saya rada kampungan ya? Pasalnya, saya belum pernah masuk sekali pun. 😀 Sudah berapa kali diajak, tapi tidak pernah punya waktu untuk jalan. Kasian banget sayanya. Emberrr… Nanti Amel yang ngajak baru nginjakin kaki di KFC. *makasih ya, Mel. 😀
Di KFC, kita banyak cerita tentang pengalaman masing-masing, tentang Kota Baubau, tentang hobi, harapan agar GRAMEDIA dan sejenisnya SEGERA ADA di Kota Baubau tercinta ini… >.<, cerita tentang permainan tradisional, perbedaan anak-anak zaman sekarang dengan anak-anak di masa kita berdua. Iya, sepertinya sudah jarang anak-anak punya hobi membaca, udah pada keranjingan media social network dan HP. Memang ya, kemarin dan hari ini berbeda.
Karena asyiknya kami berdua ngobrol, gak terasa udah waktunya Maghrib. Huaaa, sayang. Saya gak bawa alat shalat, kalau nggak, kan bisa shalat di Mesjid Raya, terus membolang ria bersama Amel. Kan malam Minggu… Ya udah, akhirnya Amel sendiri main bolang-bolangan di Pantai Kamali. Hehehe…
Mel, thanks ya untuk CDnya. Hahahhaa… Pengganti ongkir yaa??? Hehehe… Thanks thanks… X) Oh, iya. Hampir lupa… Trima kasih juga untuk Pak Dhe, udah ngasih bukunya ke Amel sama Nining. 🙂
Akhirnya malam ini saya bisa menulis lagi. Alhamdulillah, Allah mengizinkannya. Saya kangen Toshi, modem, inet, dan blogging. Kangen sekali. Trima kasih Allah.
Walaupun agak telat postingannya, tapi tidak apa-apalah. Kali ini saya ingin bercerita. Tentang kopdar kedua kalinya bersama Amel. 😀 Dalam rangka serah terima hadiah dari GiveAway Amel beberapa minggu lalu. Kebetulan saya (tetangga Amel) yang menang. Hahaha… Ajaib yaa… >.< Alhamdulillah.
Sebetulnya dari kemarin-kemarin udah mau diambil tuh hadiah (Novel KENING karya Rakhmawati Fitri), tapiiii karena kesibukan satu sama lain dan cuaca Kota Baubau lagi labil, akhirnya diundur, diundur dan mentok di tanggal 4 Desember kemarin saya bersama sang penyelenggara GiveAway Suka-Suka a.k.a Amel bertemu di Pantai Kamali (Pankam).
source: facebook.com
Tidak begitu lama berada di Pankam, cuma cerita sepatah dua kata. Hihihi… Trus, Amel mengajak saya makan, padahal sudah makan dari rumah. Ya udah, diterimalah tawaran Amel. Karena tempat makan di pinggir laut masih belum buka semua, kita mengarah ke KFC. Tepat berhadapan dengan Pantai Kamali. Posisi yang sangat strategis. Mantap, gan…
Walaupun KFC di Kota Baubau sudah dibuka dari kemarin-kemarin, tapi kok saya rada kampungan ya? Pasalnya, saya belum pernah masuk sekali pun. 😀 Sudah berapa kali diajak, tapi tidak pernah punya waktu untuk jalan. Kasian banget sayanya. Emberrr… Nanti Amel yang ngajak baru nginjakin kaki di KFC. *makasih ya, Mel. 😀
Di KFC, kita banyak cerita tentang pengalaman masing-masing, tentang Kota Baubau, tentang hobi, harapan agar GRAMEDIA dan sejenisnya SEGERA ADA di Kota Baubau tercinta ini… >.<, cerita tentang permainan tradisional, perbedaan anak-anak zaman sekarang dengan anak-anak di masa kita berdua. Iya, sepertinya sudah jarang anak-anak punya hobi membaca, udah pada keranjingan media social network dan HP. Memang ya, kemarin dan hari ini berbeda.
Karena asyiknya kami berdua ngobrol, gak terasa udah waktunya Maghrib. Huaaa, sayang. Saya gak bawa alat shalat, kalau nggak, kan bisa shalat di Mesjid Raya, terus membolang ria bersama Amel. Kan malam Minggu… Ya udah, akhirnya Amel sendiri main bolang-bolangan di Pantai Kamali. Hehehe…
Mel, thanks ya untuk CDnya. Hahahhaa… Pengganti ongkir yaa??? Hehehe… Thanks thanks… X) Oh, iya. Hampir lupa… Trima kasih juga untuk Pak Dhe, udah ngasih bukunya ke Amel sama Nining. 🙂
Saat berada di kampus.
Banyak versi. MaksudnyA orangnya beragam. Mulai dari penampilan mahasiswa, cara mereka belajar, berpakaian, bersosialisasi antar sesama dan dosen sampai pola pikir yang pada dasarnya berbeda-beda antara yang satu dengan yang lain.
Menurut saya, kalau di kampus, ada mahasiswa cara berpakaiannya ada yang tidak biasa dan biasa-biasa saja. Kalau untuk katakan penampilan yang culun, sepertinya sudah jarang keliatan mahasiswa seperti itu. Semua sudah stylish. Mengikuti gaya yang dia suka. Selagi itu wajar-wajar saja.
Ada mahasiswa, penampilan biasa, tapi otak encer. Ada mahasiswa, penampilan luar biasa, tapi otaknya tidak terlalu encer. Lagi, mahasiswa, penampilan luar biasa, tapi otak encer. Dan ada juga, penampilan=tingkat kecerdasan=biasa. Yaa, begitulah manusia. Eh, maksudnya mahasiswa.
Kalau ada salah seorang mahasiswa yang berpenampilan ‘wah’ atau aneh bin ajaib, terkadang mahasiswa lain menjadikannya sebuah topik pembicaraan. Hahaha… Saya sih cuma mendengar-dengar saja. Cuma senyum-senyum doank. Tidak terlalu begitu mengkritik. Atau karena mungkin pada dasarnya saya orang cuek. Tidak peduli dengan yang tidak ada hubungannya dengan saya. Mungkin saja. Saya juga kurang tahu.
Kehidupan kampus begitu beRwarna. Saat-saat sibuk menghadapi tugas, mid, dan final bersama teman-teman. Senang, marah, tertawa, sedih. Semua rasa ada di sini. Walaupun suasananya memang berbeda, tidak seperti di SMA dulu. Di kampus, kita dituntut untuk survive dengan cara kita sendiri hingga nanti jadi lulusan yang bisa bertanggung jawab atas nilai dan latar belakang pendidikannya…
Hmmm… Sekarang saya sudah semester 5. Semoga saja bisa melewati masa-masa perkuliahan ini dengan baik. Amin.
Alhamdulillah. Akhirnya punya waktu juga untuk menulis. Hedeuh, waktunya sangat mepet, mepet, mepet, dan sempit. Malah hampir tidak ada. *Aduh, lebay yah? -___-”
Catatan ini saja (sebagian) ditulis di sela-sela jam mata kuliah yang kosong karena dosennya tidak sempat hadir. *Alhamdulillah ada kesempatan. 😀
Langsung saja yah.
Berdo’a mulai… 😀
Eh, sorry… sorry… Maksudnya, let’s read my unclear story!:)
Seperti yang kita ketahui bersama tanggal 17 Oktober 2011 kemarin adalah Hari Jadi Kota Baubau ke-470 dan Hari Ulang Tahun ke-10 sebagai Daerah Otonom Tahun 2011. Kegiatan pertama yang diadakan sebagai rangkaian event tahunan ini adalah Pembukaan Baubau Expo Tahun 2011 di Kawasan Kotamara tanggal 10 Oktober 2011. Selanjutnya, kegiatan Perlombaan Gerak Jalan Indah yang diikuti masyarakat Kota Baubau, baik tingkat akademik ataupun umum. Berlangsung selama 2 hari, 11-12 Oktober 2011. Dan di hari terakhir, tepat tanggal 17 Oktober, pagi hari di Lapangan Upacara Kantor Walikota Baubau (Palagimata) diadakan Upacara Bendera peringatan Hari Jadi Kota Baubau ke-470 dan HUT ke-10 sebagai Daerah Otonom. Setelah selesai Upacara HUT Kota Baubau, rupanya ada Sidang Istimewa DPRD Kota Baubau dalam rangka Pidato Walikota Baubau memperingati Hari Jadi Kota Baubau ini di Aula Palagimata, Kantor Walikota Baubau. Nah, malamnya. Acara Ramah Tamah dan Penutupan Baubau Expo Tahun 2011 di Kawasan Kotamara (lagi).
Menurut saya, walaupun tak seramai HUT SULTRA kemarin. Namun, antusiasme masyarakat Baubau cukup tinggi. Terbukti dengan banyaknya lapisan masyarakat yang turut berpartisipasi baik secara langsung ataupun tidak langsung dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan Pemda. Gerak jalan misalnya. Baik yang ikut dalam baris-berbaris ataupun yang menjadi penonton di bawah terik matahari. Mantap cooyyy…!!! Alhamdulillah ya, untuk tingkat SMA, SMAN 1 Baubau jadi juara 1. 🙂 Congrats yaaa…!!! 🙂
Untuk Baubau Expo yang berada di Kotamara, sebetulnya saya tidak terlalu mengikuti perkembangan yang ada. Tidak langsung ke TKP istilahnya lah. Cuma liat dari jarak jauh saja karena selama 1 minggu Baubau Expo diadakan, saya cuma sekali ke sana. -___-” Itupun bukan ke pamerannya, malah ke arena permainan yang ada di sana, itu juga menemani adik saya, Nala. Sekali naik permainannya kita mesti bayar 5ribu. 😀
Baubau Expo 2011
Lanjut ya…
Malam acara penutupan Baubau Expo, saya menyempatkan diri menontonnya secara langsung. Di akhir-akhir Kata Sambutan yang disampaikan Pak Walikota Baubau, menurut yang saya dengar katanya beliau berharap semoga aspek perekonomian Kota Baubau semakin maju, Beliau juga mengajak kita agar senantiasa memelihara dan menjaga Baubau. Ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu tak lupa diucapkan.
Di sela-sela sambutan Walikota Baubau, Bpk. Amirul Tamim, yang paling diingat waktu beliau bilang “Kepada anak Baubau belajar, belajar, belajar karena insya Allah Baubau akan menantimu ketika kalian sudah berilmu, sudah sukses dalam pendidikan dan usaha.” Bagaimana para generasi muda Baubau??? AYO. Sukseskan pendidikan di Kota Baubau… Semangat!!! Semangat!!!
Terakhir, beliau juga menyampaikan bahwa tahun depan insya Allah Kota Baubau akan menjadi tuan rumah Festival Keraton Nusantara. Masyarakat Kota Baubau, mari kita menyiapkan daerah ini dengan sebaik-baiknya!!!
Di malam penutupan kemarin, ada performance khusus dari Negeri Ginseng a.k.a Korea Selatan. Adalah penampilan seni budaya Korea, terdiri dari:
Maaf ya kalau videonya kurang bagus dan tak jelas tata letaknya. Itu diakibatkan saya selaku penonton biasa yang tidak dapat duduk di tempat VIP. *Nantilah. Amiiinnn… 🙂 Hehehe…
Selain penampilan dari kesenian Korea tadi, ada juga penampilan dari Eky AFI 3. Oh, iya. Hampir lupa. Kota Baubau juga punya MC yang tidak kalah serunya dengan pelawak-pelawak lain. Aduh, saya lupa namanya siapa. Reader, ada yang tahu nama dua MC ini? Nanti tolong diinfokan ya. Gamsahamnida.
My Friend, Syafar (Baju Hitam) bersama MC yang funny (baju biru dan orange) Sumber: Facebook Syafar
*Foto di atas diambil lewat Facebook teman saya, Syafar. Syafar, izin yah. Hehehe…
Wuihhhhhh, acaranya lumayan seru juga… Saya terkagum-kagum sama Tarian Kipasnya. Liuk-liukan kipasnya itu lho, ya Allah, indah sekali. >.< Apalagi wajah-wajah penarinya yang aduhai cuantiknya. *Seandainya saya turut menari dengan mereka menjadi gadis Korea. Huaaaa, mimpi kali ya? Hahaha… Pokoknya is the best lah… Tidak bosan-bosan kalau melihat mereka perform. 🙂
Overall, acaranya sukses… (menurut saya yah)… 🙂
Selamat ya buat Kota Baubau tersayang. 🙂 Semoga ke depannya bisa menjadi lebih baik. Ayo, para generasi muda Kota Baubau, mari kita belajar, belajar, belajar dan belajar! Membangun kota kita tercinta ke arah kemajuan (dalam hal positif).
Tetap mempertahankan nilai-nilai moral dan budaya yang telah diajarkan oleh orang tua kita dulu!!! SEMANGATlah wahai anak Baubau!!! 🙂
Sudah lama saya tidak bertemu sahabat tercinta ini, Memey. Salah satu sahabat yang nasibnya sama seperti saya. Kuliah di daerah sendiri, Baubau. Semua sahabat dekat saya kuliahnya di luar Baubau semua. Banyak yang di Makassar. Lainnya di Jawa. Yang jelas di luar Baubau lah. 🙂 Sepi, iya. Tidak seperti zaman SMA lagi. Tidak terasa hampir dua tahun meninggalkan masa-masa SMA.
OK. Stop mengGALAU. -__-
Karena sudah lama tak jumpo, saya dan Memey janjian untuk ketemuan di kampus atas Unidayan. Karena saya dan Memey sama-sama sibuk setibanya di kampus, tidak ada waktu untuk ketemu dan cerita. So, kami janjian untuk pulang bareng.
Senang skali rasanya hari itu, tepatnya 1 Oktober 2011. Hari Sabtu. Iya. Bertemu dengan Memey dan karena saya bisa mengambil mata kuliah semester atas yang diinginkan. Alhamdulillah. Trima kasih Allah. *masih fifty-fifty. Insya Allah sebentar pagi diizinkan sama yang memiliki kepentingan dalam hal ini. AMinnn… Mohon doanya, teman.
POSAL
Oke. Perjalanan hari itu dimulai dari pulang kampus lalu mencari angkot untuk ke POSAL (salah satu tempat makan yang BAKSOnya sudah dikenal seantero Kota Baubau). Iya. Kami mau makan. LAPAR… Siang itu, saya memesan Bakso Tenes dan Memey Mie Kuah.
Kangen juga makan di Posal. Sudah lama tak berkunjung di tempat itu.
Letak Posal sendiri tak jauh dari Pelabuhan Murhum Baubau. Tempatnya lumayan kecil. Walaupun suasananya tak semodern rumah makan yang ‘wah’, tapi ada rasa tersendiri bagi saya. Berada di Posal seperti kembali lagi di masa SD saya. Maklum, tempat makan favorit pada saat itu adalah di Posal. Makan Baksoooo… YuMMyyy…
Bakso Bakso Bakso... YuMMyyyy...
*jadi laper tengah malam gini ngeliat baksooo… -___-”
Rencananya, setelah selesai makan di Posal, kami berdua mau melanjutkan perjalanan siang itu menuju PLAZA… Yuuuppp, it’s time for shopping… Huaaa, sampai sore…
Enak skali jalan sama Memey, berdua…
Hehehe. Terima kasih ya, Me, untuk waktunya…
Sukses selalu…
Memey dan Nining di depan Posal
...
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.